| Thursday | 16-Agust-07 | | |
| | | | |
| 6:15 AM | WIB | Fly to Batam with GIA 150 |
| | | Kami berangkat ke Batam dengan menumpang pesawat Garuda GIA 150. Penerbangan yang lumayan nyaman meski sesekali diselingi guncangan sana-sini. Satu hal yang cukup mengganggu adalah sekelompok orang sok kaya tapi kampungan yang duduk di depan kami. Mereka kerap kali menimbulkan keributan yang tidak penting termasuk kebodohan anak-anak mereka yang manja dan tidak terdidik. Tapi dalam pesawat ini juga adikku berhasil mencopet majalah serta perlengkapan makan yang berlogo Garuda he3x.... (Dodger Mode = ON) |
| | | | |
| 7:45 AM | WIB | Landing at Hang Nadim Airport, Batam |
| | | Pesawat kami berhasil mendarat dengan mulus di Airport Hang Nadim. Kami disambut dengan cuaca mendung yang menyelimuti kota Batam |
| | | | |
| 7:50 AM | WIB | Baggage Claim |
| | | Tidak ada kesulitan dalam pengambilan bagasi, malah tergolong cukup cepat. |
| | | | |
| 7:55 AM | WIB | Get in the taxi |
| | | Mendapatkan taxi di Hang Nadim sebenarnya tidaklah terlalu sulit karena di sana sudah tersedia pangkalan taxi dengan tarif resmi yang sudah ditetapkan, sehingga pengemudi taxi tidak bisa menipu penumpangnya seperti yang biasa terjadi di Jakarta. Kali ini tujuan kami adalah Nagoya, sebuah kawasan ramai di mana hotel kami berada. Sesuai dengan tarif yang berlaku, kami cukup membayar Rp. 70,000 untuk dapat sampai di tujuan. |
| | | Yang menjadi hambatan adalah beberapa taxi di antrian tersebut seolah enggan membawa penumpang ke kawasan tersebut, meskipun tidak jelas apa alasannya. Akhirnya pada antrian taxi ke-5 kami berhasil mendapatkan taxi yang mau membawa kami ke Nagoya, walaupun sepanjang jalan kami tidak henti-hentinya dihibur dengan batuk sang sopir yang berkepanjangan uhukk... uhukk.... (waddaooo.... kalau mau batuk jangan ngajak-ngajak dong,Pak) |
| | | | |
| 8:20 AM | WIB | Check in Nagoya Plasa Hotel, Room 216 |
| | | Ketika tiba di Nagoya Plasa Hotel, hujan sudah menanti kami. Untunglah tidak ada kesulitan yang berarti dalam melakukan check-in, kecuali permintaan deposit sebesar Rp. 200,000 ups… it's burning my head and wallet! Thanks God, mereka ngasih welcome drink yang cukup nikmat sebagai gantinya. |
| | | | |
| 8:30 AM | WIB | Take a rest |
| | | Sebenarnya kami berniat untuk langsung menjelajah kota Batam, namun berhubung hujan yang mengguyur cukup deras (konon di beberapa tempat di Batam mengalami banjir… kasihan deh lo…), maka kami pun memutuskan untuk beristirahat sejenak mengingat waktu tidur semalam yang bisa dibilang teramat singkat, maklum packaging in the last minute. |
| | | | |
| 10:15 AM | WIB | Shopping & walk around Kompleks Bumi Indah |
| | | Istirahat itu (terutama kalau di hotel) ternyata sangat menyenangkan, buktinya kami bangun dengan tubuh yang sangat segar dan bugar (kayak senam kesegaran jasmani aja…). Kami pun melanjutkan rencana semula yang tertunda, meskipun jalanan penuh dihiasi kubangan air dan tanah becek, kami tetap ngotot jalan-jalan di Kompleks Bumi Indah yang terletak persis di depan hotel Nagoya Plasa. |
| | | Kompleks Bumi Indah adalah kawasan perbelanjaan yang cukup ramai di Batam, di sini bisa didapatkan barang-barang cantik dengan harga bersaing. Dengan semangat juang '45 kami berhasil membeli beberapa botol parfum dan sekarung coklat import (Singapore, Malaysia, Belgia, Swiss, dll) untuk dijadikan oleh-oleh bagi keluarga kami yang tercinta hiks.... Mamie, Papie, we miss you... ooouuu... |
| | | | |
| 11:50 AM | WIB | Buy Durian Lampung |
| | | Ternyata di Kompleks Bumi Indah juga terdapat banyak penjual durian Lampung yang baunya luar biasa menggoda, hmmm… yummmiiii!!! Kami pun membeli sebuah durian Lampung seberat 2.2 Kg dengan harga Rp. 28,000 (sekitar Rp. 13,000 / Kg … setelah ditawar dulu bo'). |
| | | | |
| 12:00 PM | WIB | Having lunch |
| | | Grouucckk… grouuccckkk… begitulah kira-kira bunyi cacing-cacing dalam perut kami yang menuntut diberi makan. Sebagai catatan, di Kompleks Bumi Indah tidak terlalu banyak pilihan makanan, tapi kalau anda cukup sabar untuk melakukan survey lapangan mungkin anda bisa mendapatkan restaurant dengan masakan enak dan harga lumayan. Seperti pilihan kami kali ini jatuh pada sebuah rumah makan chinese yang sangat beruntung menerima kami sebagai tamunya. |
| | | Jangan dulu membayangkan restaurant mewah seperti yang bertaburan di kota-kota besar. Rumah makan ini lebih berkesan pada 'the old chinese restaurant', mungkin mirip kayak Yit Hin, Fu Wah atau Hokkian di Manado. Biasanya rumah makan seperti itu sudah dimiliki secara turun-temurun dan ramai dikunjungi orang karena masakannya yang lezat. |
| | | Begitu juga dengan rumah makan cina yang satu ini, meskipun berkesan old style, tapi ramai pengunjung dan masakannya lumayan lezat. Dengan membayar Rp. 35,000 kami sudah puas menikmati 2 piring Nasi Lemak, semangkuk Soto Sup, Segelas Es Teh, Es Jeruk Manis (yang satu ini segarnya bukan main) dan sebotol Aqua. Makanan penutup kami kali ini sangat nikmat, atas kebaikan hati sang empunya rumah makan, di sini juga kami menghabiskan jatah durian lampung yang telah kami beli, maknyyyoosss..... |
| | | | |
| 12:50 PM | WIB | Center Point Mall |
| | | Setelah puas menyantap makan siang yang luar biasa, kami melanjutkan perjalan kami mengelilingi Kompleks Bumi Indah. Kali ini yang menjadi sasaran adalah Center Point Mall. Meskipun namanya 'mall', tetap saja isinya lebih mirip miniatur pasar pagi Mangga Dua dilengkapi dengan Matahari Department Store di lantai atasnya. Barang-barang yang dijual bervariasi, tapi kami lebih tertarik pada barang-barang yang dijual di toko-toko sekitar kompleks. |
| | | | |
| 1:30 PM | WIB | Go back to hotel |
| | | Mengingat appointment untuk ketemu travel agent di hotel, maka kami pun memutuskan untuk pulang sebentar ke hotel. |
| | | | |
| 2:10 PM | WIB | Meet Mrs. Merry |
| | | Ibu Merry adalah wakil dari travel agent yang kami gunakan. Beliau adalah seorang wanita ramah dengan ukuran tubuh yang luar biasa besar, mungkin dia termasuk pendukung aliran 'big is beauty'. Ibu Merry membawakan kami voucher hotel di Singapore, itinerary dan tiket pesawat Singapore - Bangkok - Singapore, nama beserta nomor handphone travel officer di masing-masing negara. Selain itu ia pun meminta copy masing-masing passport kami untuk dibawanya guna check-in Batam Fast. |
| | | | |
| 2:25 PM | WIB | Take a rest |
| | | Mungkin anda sudah pernah mendengar pepatah 'besar pasak daripada tiang', sepertinya pepatah tersebut sangatlah sesuai untuk kami. Walaupun sangat ingin melanjutkan keliling kota Batam, tapi tak dinyana jalan-jalan + shopping di Kompleks Bumi Indah ternyata sangat menguras tenaga, sehingga kami pun memutuskan untuk kembali beristirahat sejenak. Zzzz..... zzzz.... |
| | | | |
| 4:15 PM | WIB | Nagoya Hill Mall - Shopping Mall |
| | | Setelah pulas terlelap, kami melanjutkan perjalanan pesiar. Harus diingat bahwa lokasi hotel kami adalah teramat sangat stragegis, dikelilingi oleh berbagai macam pusat perbelanjaan. Kalau tadi Kompleks Bumi Indah terletak di seberang hotel, maka kali ini kami menjelajah sebelah kiri hotel, yaitu Nagoya Hill Mall yang juga lengkap dengan Matahari Department Store, Hypermart, Coffee Godeva etc. Harganya tidak bisa dibilang murah tapi juga tidak mahal. Barang-barang yang ada pun lumayan lengkap. Di sini kami mampir di toko buku Kharisma untuk membeli notes dan pulpen untuk mencatat agenda perjalanan ini. |
| | | | |
| 5:45 PM | WIB | Get in the taxi |
| | | Kami melanjutkan perjalanan ke Batam Center dengan menggunakan taxi, kali ini kami hanya membayar Rp. 40,000 untuk mencapai tujuan. Kota Batam tidaklah terlalu besar, tetapi sepanjang perjalanan kita bisa menyaksikan pemandangan alam dan arsitektur gedung-gedung dan real estate yang lumayan cantik. |
| | | | |
| 6:15 PM | WIB | Batam Center Mega Mall |
| | | Batam Center Mega Mall terletak persis di seberang terminal ferry Batam Center, bahkan di situ tersedia jembatan yang langsung menghubungkan kedua gedung tersebut. Sebelum mencapai Batam Center Mega Mall, kami melewati Batam Center Mall yang kelihatan kecil, tidak terawat dan sepi pengunjung. |
| | | Keadaan tersebut berkebalikan dengan Batam Center Mega Mall yang megah dan cemerlang serta begitu ramai pengunjung, terutama para penumpang ferry yang mengisi waktu sementara menunggu keberangkatan ferry yang akan membawa mereka ke Singapore atau tempat-tempat lainnya. Batam Center Mega Mall juga dilengkapi dengan Matahari Department Store, Hypermart, J-Co, Bread Talk etc. Di Hypermart kami sempat berbelanja keperluan untuk perjalanan, seperti: roti, Ester-C (sangat diperlukan setelah menerima segudang virus dari si sopir taxi), air mineral, susu, handyplast dan permen fox, yang terakhir ini terpaksa dibeli berhubung permen karet kesukaan kami bakal dikenakan pajak kalau dibawa masuk ke Singapore. Setelah berbelanja, giliranku untuk menguras isi ATM Mandiri oh.... oh.... big big trouble... |
| | | | |
| 6:40 PM | WIB | Having dinner |
| | | Capek jalan-jalan, kami pun memutuskan untuk makan malam di salah satu restaurant di Batam Center Mega Mall. Mulanya kami bermaksud untuk makan di food court, tapi ternyata adikku lebih tertarik pada restaurant yang menjual Javanese food. Akhirnya kami pun menikmati makan malam berupa nasi putih, ayam penyet, sayur asem, teh o dan teh tarik. Untuk semua menu itu, kami hanya membayar sekitar 30 - 40 ribuan. |
| | | | |
| 7:05 PM | WIB | Go across the bridge to Batam Center |
| | | Mengingat besok pagi harus berangkat dengan ferry sendirian, maka kami memutuskan untuk melihat-lihat situasi di Batam Center. Seperti yang kuceritakan sebelumnya, untuk ke Batam Center cukup menyeberang melalui jembatan dari Batam Center Mega Mall. |
| | | | |
| 7:20 PM | WIB | Get in the taxi |
| | | Kami pulang ke hotel dengan menggunakan taxi dan menghabiskan uang sebesar Rp. 40,000. |
| | | | |
| 7:45 PM | WIB | Arrive at Nagoya Plasa Hotel |
|